Piala Gubernur Kaltim 2025 Usai: Penajam Juara Umum, Kontingen Kalsel Tampil Efektif
Info Penajam- Laga demi laga yang berlangsung seru di Kejuaraan Tinju Piala Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) 2025 akhirnya mencapai puncaknya pada Jumat (29/8/2025) malam. Kejuaraan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI ke-80 ini resmi ditutup dengan hasil menggembirakan bagi kontingen Penajam Paser Utara (PPU), yang berhasil menyabet gelar juara umum.
PPU keluar sebagai yang terbaik setelah mengoleksi 5 medali emas, 4 perak, dan 1 perunggu. Torehan tersebut membuat kontingen PPU unggul atas daerah-daerah lain yang juga mengirimkan atlet terbaik mereka.

Baca Juga : Timnas Tambah Amunisi, Tapi Apakah Talenta Lokal Tetap Terbina?
Melampaui Target, PPU Beri Kejutan
Pelatih tinju PPU, Wasis Adiwibowo, tak kuasa menyembunyikan kebanggaannya. Sejak awal, ia hanya menargetkan timnya bisa meraih dua emas. Kejuaraan ini pun awalnya hanya dijadikan ajang uji coba sekaligus pematangan mental bagi atlet-atlet muda. Namun hasil yang diraih jauh di luar dugaan.
“Alhamdulillah, hasilnya benar-benar melampaui target. Anak-anak tampil luar biasa, semangat juang mereka sangat tinggi,” ujar Wasis penuh syukur.
Menurutnya, keberhasilan ini bukan sekadar prestasi sesaat, tetapi juga modal berharga untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) 2025, yang akan berlangsung Oktober mendatang di PPU sebagai tuan rumah.
Samarinda dan Kukar Belum Maksimal
Sementara itu, kontingen Samarinda yang sempat dijagokan harus menelan kekecewaan. Target meraih 7 emas tidak tercapai, karena mereka hanya mampu membawa pulang 3 emas, 2 perak, dan 4 perunggu.
Hal yang sama dialami Kutai Kartanegara (Kukar). Meski digadang sebagai salah satu daerah kuat, tim ini harus puas dengan raihan 2 emas, 1 perak, dan 5 perunggu.
Kalsel Jadi Sorotan dengan Efisiensi
Menariknya, perhatian publik juga tertuju pada kontingen Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Meskipun hanya mengirimkan tujuh atlet, mereka tampil efektif dengan membawa pulang 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu.
Pelatih tim Kalsel, Raflim Tamelab, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada tuan rumah.
“Alhamdulillah, kami bisa membawa pulang lima medali dari tujuh atlet yang turun. Kami berterima kasih kepada panitia dan tuan rumah yang sudah memberi kesempatan untuk ikut serta,” ungkap Raflim.
Apresiasi dari Pemerintah dan Pertina
Penutupan kejuaraan dilakukan oleh Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (Kabid PPO) Dispora Kaltim, Rasman Rading. Ia memberikan selamat kepada para juara sekaligus berpesan agar para atlet tidak cepat puas.
“Teruslah berlatih dan tingkatkan kemampuan. Kalian adalah generasi yang akan mengharumkan daerah, terutama di Popda mendatang,” tegas Rasman.
Sementara itu, Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kaltim, Ismail Bolong, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kejuaraan ini. Menurutnya, turnamen semacam ini sangat penting untuk mencetak atlet-atlet masa depan.
“Kegiatan ini luar biasa, jadi wadah bagi anak-anak kita berkompetisi. Semoga bisa rutin dilaksanakan, agar lahir petinju-petinju andalan Kaltim ke depan,” harap Ismail.
Harapan untuk Tahun Depan
Dengan berakhirnya Piala Gubernur Kaltim 2025, semua pihak berharap kejuaraan ini bisa terus digelar setiap tahun dengan kualitas penyelenggaraan yang semakin baik. Selain sebagai ajang prestasi, turnamen ini juga menjadi ruang pembinaan dan seleksi menuju level yang lebih tinggi.
PPU kini berdiri di puncak kejayaan sebagai juara umum, namun tantangan sesungguhnya masih menanti di Popda Oktober mendatang. Sementara itu, tim-tim lain seperti Samarinda, Kukar, dan Banjarbaru pasti akan menjadikan hasil kali ini sebagai bahan evaluasi untuk tampil lebih kuat di ajang berikutnya.















