IKN Dongkrak Potensi PAD Penajam Paser Utara dari Pajak Hiburan
Info Penajam- Keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa angin segar bagi perekonomian Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Salah satu dampak paling nyata adalah meningkatnya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), khususnya sektor jasa kesenian dan hiburan.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Hadi Saputro, mengungkapkan bahwa kehadiran IKN telah menjadi magnet bagi pertumbuhan berbagai sektor usaha, termasuk hiburan malam dan tempat rekreasi.
“Dengan adanya IKN, jumlah tempat hiburan mengalami pertumbuhan signifikan. Saat ini diperkirakan sudah ada sekitar 40 tempat hiburan yang beroperasi. Ini tentu menjadi peluang besar untuk meningkatkan PAD daerah,” ujarnya, Rabu (8/10/2025).
Evaluasi Regulasi untuk Maksimalkan Potensi Pajak
Meski peluang besar terbuka, Hadi mengingatkan bahwa regulasi yang ada saat ini perlu dievaluasi. Salah satu fokus pembahasan adalah Peraturan Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Nomor 5 Tahun 2009 tentang Izin Peredaran Minuman Beralkohol. Aturan ini membatasi peredaran minuman beralkohol, khususnya di tempat hiburan malam dan hotel.
“Dalam Perda, hanya hotel bintang tiga ke atas yang boleh menyajikan minuman keras dengan kadar alkohol tertentu. Sementara di tempat hiburan skala kecil, alkohol justru sering beredar meski dilarang. Inilah yang perlu dievaluasi bersama,” jelas Hadi.
Menurutnya, evaluasi perda ini tidak semata-mata untuk melonggarkan aturan, tetapi untuk menyesuaikan dengan kondisi ekonomi dan sosial yang berubah akibat pembangunan IKN. Dengan regulasi yang tepat, potensi pajak hiburan dapat dimaksimalkan tanpa mengabaikan aspek pengawasan dan ketertiban.

Baca Juga : Uji Coba Makan Bergizi Gratis Dimulai November
Kolaborasi Pemda dan DPRD
Untuk mempercepat proses penyesuaian aturan, Bapenda telah menjalin koordinasi dengan Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara. Diskusi intensif dilakukan agar revisi perda nantinya tidak hanya memberi peluang peningkatan PAD, tetapi juga memastikan pengawasan yang ketat terhadap peredaran minuman beralkohol.
“Pemerintah daerah dan DPRD memiliki visi yang sama, yaitu menggali potensi daerah secara maksimal namun tetap menjaga ketertiban dan norma hukum,” tutur Hadi.
Pertumbuhan Ekonomi Lokal Kian Dinamis
Pembangunan IKN membawa multiplier effect terhadap perekonomian daerah sekitar. Meningkatnya jumlah pekerja, investor, dan pendatang mendorong tumbuhnya berbagai sektor pendukung, termasuk hiburan, hotel, restoran, dan rekreasi.
Menurut Hadi, kondisi ini menjadi momentum tepat bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan PAD melalui sektor pajak hiburan. Namun, langkah tersebut perlu diiringi dengan kebijakan yang adaptif, sistem pengawasan kuat, serta edukasi bagi pelaku usaha.
“Kami tidak hanya ingin meningkatkan pendapatan, tapi juga menciptakan sistem pajak yang transparan, adil, dan mendukung perkembangan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” tegasnya.
PAD Naik, Peluang Usaha Makin Terbuka
Dengan revisi kebijakan dan optimalisasi pajak hiburan, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menargetkan peningkatan signifikan pada pendapatan daerah. Hal ini sekaligus akan membuka peluang usaha yang lebih luas bagi pelaku industri hiburan dan pariwisata lokal.
“Pembangunan IKN harus menjadi berkah bagi daerah penyangga. Kami ingin masyarakat juga merasakan manfaatnya secara langsung,” kata Hadi menutup pernyataannya.
Pemerintah daerah berharap, langkah strategis ini dapat memperkuat pondasi ekonomi lokal dan mendorong terciptanya iklim usaha yang sehat serta kompetitif di wilayah Penajam Paser Utara.















